Pertanggungjawaban

 ﷽

Umur kita akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah ﷻ. Nabi ﷺ bersabda,

لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ: عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ جَسَدِهِ فِيمَا أَبْلَاهُ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ، وَفِيمَا وَضَعَهُ، وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ فِيهِ

“Tidaklah kaki seorang hamba bergeser (dari tempat penantiannya) pada hari kiamat hingga ia ditanya empat perkara: tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang badannya untuk apa ia gunakan, tentang harta dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan, serta tentang ilmu untuk apa ia amalkan.”

📜 HR. Ad-Darimi, No. 556

Dalam hadits ini menunjukkan bahwa waktu kita akan dipertanyakan oleh Allah Sﷻ. Sedangkan waktu kita banyak terbuang dengan bermain media sosial. Betapa banyak di antara kita yang menyisihkan waktu untuk membaca setiap unggahan di media sosial, sehingga tidak ada lagi waktu yang kita sisihkan untuk membaca Al-Quran dalam sehari walaupun hanya satu halaman. Betapa banyak orang yang disibukkan dengan bermain gawai dan media sosial selama berminggu-minggu sehingga dia lupa untuk bersilaturahmi dengan orang tua dan keluarganya meski hanya sekadar meneleponnya. Waktunya habis untuk membuat status dan menunggu respons like dari para pengguna media sosial lainnya. Padahal semua waktu yang dihabiskan akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah ﷻ.

Tatkala Anda membuka akun-akun Anda di media sosial, maka Anda telah membuka pintu hisab yang baru untuk Anda. Dan ingatlah bahwa semua yang Anda lihat, dengar dan tulis di media sosial akan dihisab pula. Bahkan meskipun tulisan dan komentar telah Anda hapus, telah tercatat apa yang Anda lakukan di catatan malaikat baik yang kecil maupun yang besar, yang tampak maupun yang tersembunyi.

Asy-Syaikh Khalid ar-Raddady hafizhahullah berkata dalam akun Twitternya:

“Saya merasa heran dengan kisah orang-orang shalih di zaman dahulu bagaimana mereka terus-menerus membaca al-Qur’an dan beribadah dalam waktu yang lama tanpa merasa letih dan bosan. Namun ketika saya melihat orang-orang yang terus menerus sibuk mengurusi HP mereka di zaman kita ini, hilanglah keheranan tersebut.”

Maka jika Anda ingin tahu apakah keislaman Anda baik atau tidak, maka lihatlah apakah Anda dijauhkan oleh Allah pada perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi Anda atau tidak.

Tinggalkan Komentar